Rantau 1 Muara

rantau 1 muara
rantau 1 muara

Penulis Ahmad Fuadi meluncurkan Rantau 1 Muara, yang merupakan bagian dari trilogi Negeri 5 Menara. Dua novel sebelumnya adalah Negeri 5 Menara (2009) dan Ranah 3 Warna (2011).
Novel pamungkas dinamakan Rantau 1 Muara,  ketiga novelnya memiliki keterkaitan satu sama lain yang diambil dari bahasa Minang, yaitu Nagari, Ranah dan Rantau. Ketiga  kata itu melambangkan siklus hidup manusia mulai dari sekolah, tempat tinggal atau asal, hingga perantauan. “Tiga siklus yaitu, masa di asrama yang melambangkan masa kecil, masa kuliah yaitu remaja, dan masa kerja yaitu masa dewasa,” jelas pria kelahiran 30 Desember 1972.

Novel terbaru Ahmad Fuadi menceritakan tiga pencarian besar Alif seusai menyelesaikan kuliahnya. Pencarian itu adalah mengenai keinginan (passion) dan kerja yang akan dia jalani, pencarian belahan jiwa, dan pencarian tujuan kemana dia akan bermuara. (MI)

Sumber : Metrotvnews.com, Jakartamore,,,

Dan ini dia sedikit ringkasan dari novel “Rantau 1 Muara”

Alif merasa berdiri di pucuk dunia. Bagaimana tidak? Dia telah mengelilingi separuh dunia, tulisannya tersebar di banyak media, dan diwisuda dengan nilai terbaik. Dia yakin perusahaan-perusahaan akan berlomba-lomba merekrutnya. Namun Alif lulus di saat yang salah. Akhir 90-an, krisis ekonomi mencekik Indonesia dan negara bergolak di masa reformasi. Satu per satu, surat penolakan kerja sampai di pintunya. Kepercayaan dirinya goyah, bagaimana dia bisa menggapai impiannya?. Secercah harapan muncul ketika Alif diterima menjadi wartawan di sebuah majalah terkenal. Di sana, hatinya tertambat pada seorang gadis yang dulu pernah dia curigai. Ke mana arah hubungan mereka? Dari Jakarta, terbuka cakrawala baru. Alif meraih beasiswa ke Washington DC, mendapatkan pekerjaan yang baik dan memiliki teman-teman baru di Amerika. Hidupnya berkecukupan dan tujuan ingin membantu adik-adik dan Amak pun tercapai.
Life is perfect, sampai terjadi peristiwa 11 September 2001 di World Trade Center, New York, yang menggoyahkan jiwanya. Kenapa orang dekatnya harus hilang? Alif dipaksa memikirkan ulang misi hidupnya. Dari mana dia bermula dan ke mana dia akhirnya akan bermuara?
Mantra ketiga “man saara ala darbi washala” (siapa yang berjalan di jalannya akan sampai di tujuan) menuntun perjalanan pencarian misi hidup Alif. Hidup hakikatnya adalah perantauan.
Rantau 1 Muara bercerita tentang konsistensi untuk terus berkayuh menuju tujuan, tentang pencarian belahan jiwa, dan menemukan tempat bermuara. Muara segala muara.

Dan ini dia mantra-mantta menakjubkan dari A. Fuadi yang ada di 3 buku-bukunya,,

 Film Negeri 5 MenaraMantra pertama “Man Jadda Wa Jadda” (Siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan sukses)

200px-Ranah_3_WarnaMantra kedua “Man Shabara Zhafira” (Siapa yang bersabar dia beruntung)

dan mantra pemungkas ya,,

17382725Mantra ketiga “ man saara ala darbi washala” (siapa yang berjalan di jalanya akan sampai tujuan)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s